B

  • Baduta (Bawah Dua Tahun = under two years)
    Istilah yang digunakan untuk anak yang berusia 0 – 23 bulan.

  • BAKORNAS PBP (Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Pengungsi)
    Suatu badan yang dibentuk pemerintah untuk menangani bencana dan pengungsi, dalam struktur organisasinya dipimpin oleh ketua yang dijabat oleh Wakil Presiden RI dan anggotanya terdapat sejumlah menteri serta pimpinan TNI. Menteri Kesehatan termasuk salah satu anggotanya

  • Balita (Bawah Lima Tahun = under five years)
    Anak yang berusia 0 – 59 bulan

  • Balita gemuk
    Ditandai dengan kurangnya berat badan menurut panjang/tinggi badan anak (BB/TB). Panjang badan digunakan untuk anak berumur kurang dari 24 bulan dan tinggi badan digunakan untuk anak berumur 24 bulan ke atas. Balita gemuk disebabkan karena kebiasaan pemberian makanan yang kurang baik, banyak makanan yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan anak. Kondisi balita gemuk terjadi dalam waktu yang lama (tidak terjadi mendadak), maka ciri masalah gizinya merupakan masalah gizi kronis.

  • Balita gizi kurang
    Ditandai dengan kurangnya berat badan menurut umur anak (BB/U). Anak dengan gizi kurang dapat diakibatkan oleh kekurangan makan atau karena anak tersebut pendek. Status gizi tersebut tidak memberikan indikasi spesifik tentang karakteristik masalah gizi yang diderita (akut, kronis atau akut-kronis), tapi secara umum mengindikasikan adanya gangguan gizi.

  • Balita kurus (wasting)
    Ditandai dengan kurangnya berat badan menurut panjang/tinggi badan anak (BB/TB). Panjang badan digunakan untuk anak berumur kurang dari 24 bulan dan tinggi badan digunakan untuk anak berumur 24 bulan ke atas. Balita kurus disebabkan karena kekurangan makan atau terkena penyakit infeksi yang terjadi dalam waktu yang singkat. Karakteristik masalah gizi yang ditunjukkan oleh balita kurus adalah masalah gizi akut.

  • Balita pendek (stunting)
    Ditandai dengan kurangnya tinggi/panjang badan menurut umur anak (TB/U). Panjang badan digunakan untuk anak berumur kurang dari 24 bulan dan tingga badan digunakan untuk anak berumur 24 bulan ke atas. Balita pendek diakibatkan oleh keadaan yang berlangsung lama, maka ciri masalah gizi yang ditunjukkan oleh balita pendek adalah masalah gizi yang sifatnya kronis.

  • Balkesmas (Balai Kesehatan Masyarakat)
    Unit pelaksana teknis yang menyelenggarakan upaya kesehatan strata kedua, untuk mengatasi masalah kesehatan tertentu di masyarakat, secara terintegrasi, menyeluruh dan terpadu di suatu wilayah kerjanya. (Sumber: Draf Kebijakan Dasar Balai Kesehatan Masyarakat. Departemen Kesehatan RI Ditjen Bina Kesmas tahun 2005)

  • Bantuan darurat bencana
    Bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar pada saat tanggap darurat.

  • BAPPENAS (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional)
    Badan atau Kantor yang tugasnya merencanakan tujuan/sasaran/indikator yang akan dicapai dari suatu lembaga/departemen

  • Batantra (Pengobatan Tradisional/ pengobatan tradisional atau alternatif atau pengobatan kedokteran non konvensional)
    Salah satu upaya pengobatan dan atau perawatan cara lain di luar ilmu kedokteran dan ilmu keperawatan, mencakup cara (metoda), obat dan pengobatannya, yang mengacu kepada pengetahuan, pengalaman dan ketrampilan yang diperoleh secara turun temurun, berguru, magang atau pendidikan/pelatihan baik yang asli maupun yang berasal dari luar Indonesia dan diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku dalam masyarakat. (Sumber: Hasil Rapat Tim Verifikasi Battra Asing Departemen Kesehatan RI)

  • Batita (Bawah Tiga Tahun = under three years)
    Anak yang berusia 0 – 35 bulan

  • Battra (Pengobat Tradisional)
    Orang yang melakukan pengobatan tradisional (alternatif). (Sumber: Kepmenkes nomor 1076/menkes/SK/VII/2003 tentang Penyelenggaraan Pengobatan Tradisional)

  • Battra asing
    Pengobat tradisional warga negara asing yang memiliki visa tinggal terbatas/izin tinggal terbatas/izin tinggal tetap untuk maksud bekerja di wilayah Republik Indonesia. (Sumber: Kepmenkes nomor 1076/menkes/SK/VII/2003 tentang Penyelenggaran Pengobatan Tradisional)

  • Battra Ketrampilan
    Seseorang yang melakukan pengobatan dan/atau perawatan tradisional berdasarkan ketrampilan fisik dengan menggunakan anggota gerak dan/atau alat Bantu lain, contoh: Battra pijat urut, battra patah tulang, battra sunat, battra dukun bayi, battra pijat refleksi, akupresuris, akupunkturis, chiropractor, dll. (Sumber: Kepmenkes nomor 1076/menkes/SK/VII/2003 tentang Penyelenggaran Pengobatan Tradisional)

  • Battra pendekatan agama
    Seseorang yang melakukan pengobatan dan/atau perawatan tradisional dengan menggunakan pendekatan agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu atau Budha. (Sumber: Kepmenkes nomor 1076/menkes/SKNII/2003 tentang Penyelenggaran Pengobatan Tradisional)

  • Battra ramuan
    Seseorang yang melakukan pengobatan dan/atau perawatan tradisional dengan menggunakan obat/ramuan tradisional yang berasal dari tanaman (flora), fauna, bahan mineral, air, dan bahan alam lainnya, contoh: battra ramuan Indonesia (jamu), battra gurah, shinshe, tabib, homoeopath, aromatherapist, dll. (Sumber: Kepmenkes nomor 1076/menkes/SK/VII/2003 tentang Penyelenggaran Pengobatan Tradisional)

  • Battra Supranatural
    Seseorang yang melakukan pengobatan dan/atau perawatan tradisional dengan menggunakan tenaga dalam, meditasi, olah per napasan, indera keenam (pewaskita), kebatinan, contoh: tenaga dalam (prana), battra paranormal, reiky master, qigong, battra kebatinan. (Sumber: Kepmenkes nomor 1076/menkes/SK/VII/2003 tentang Penyelenggaran Pengobatan Tradisional)

  • Bayi
    Anak berumur 0-12 bulan

  • Bayi biru
    Bayi yang memiliki semburat biru di kulit mereka (sianosis) yang disebabkan oleh kekurangan oksigen dalam darah arteri.

  • Bayi prematur
    Bayi yang lahir pada usia kehamilan kurang dari 37 minggu.

  • Bayi tabung = In Vitro Fertilization (IVF)
    Proses pembuahan sel telur yang terjadi di luar tubuh; sel sperma dan sel telur dipertemukan di tabung yang ditumbuhkan beberapa hari 2-3 hari dan “dierami” di dalam inkubator, yang semuanya terjadi dalam kondisi laboratorium, selanjutnya dimasukkan ke dalam rahim dengan menggunakan catheter khusus melalui vagina. Kemudian embrio tersebut akan tertanam dalam dinding rahim (implementasi) dan seterusnya proses kehamilan akan menjadi sebuah keniscayaan, dan akan berlangsung sama dengan proses kehamilan alami.

  • BBLR (Berat Badan Lahir Rendah = Low birth weight)
    Bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, yang di-timbang pada saat lahir sampai dengan 24 jam pertama setelah lahir. (Sumber: Program Gizi Makro, Dit Gizi masyarakat, Depkes 2002)

  • BBOT
    Bahan Baku Obat Tradisional

  • BBPK
    Balai Besar Pelatihan Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published.