Kegiatan-kegiatan Puskesmas Senin 29 April 2019

Pemantauan Balita Kurang Gizi ~ Puskemas Cisadea

Senin,29 April 2019, Nutrisionis Puskesmas Cisadea yaitu Ibu Nurul Hidayati,S.ST setiap hari pada pukul 07.30 hingga selesai melakukan pemantauan pada balita gizi kurang. Pemantauan ini setiap hari di lakukan dengan tujuan agar balita di wilayah puskesmas Cisadea dapat terpantau gizinya dengan benar . Balita yang datang adalah balita yang mengalami permasalahan gizi di wilayahnya sehingga dirujuk ke puskesmas dan mendapatkan PMT(Pemberian Makanan Tambahan) . Dan ibu balita mendapatkan konseling kesehatan.

Rata rata mereka yang datang adalah keluarga yang kurang mampu dari segi ekonomi sehingga pemberian gizi pada anak tidak dapat di berikan secara maksimal. Hambatan selama ini yang terjadi adalah pengetahuan dan pemahaman orang tua masih dirasa kurang.Maka dari itu masih terdapat masalah gizi kurang yang terjadi diwilayah puskesmas Cisadea .

Harapannya adalah semoga dengan adanya pemantauan , pemberian PMT pada balita dan konseling pada ibu balita ,gizi balita dapat menjadi lebih baik dan orang tua balita menjadi lebih paham dan bijak dalam memenuhi gizi anaknya.

 

 

Pengukuran kebugaran ~ Puskesmas Kendalkerep

Pelajar Berprestasi adalah Pelajar yang Sehat, Bugar, dan Produktif. Selain belajar secara akademik, ada satu hal penting yg sering dilupakan oleh guru/wali murid untuk menciptakan pelajar yg berprestasi, yaitu kebugaran. Pelajar yg bugar dapat menghirup oksigen secara maksimal. Oksigen ini penting untuk menghidupi sel-sel otak pelajar. Didukung dengan pemenuhan nutrisi yg seimbang.

Tim kebugaran Puskesmas Kendalkerep yg terdiri dari perawat, nutrisionis, dan promkes rutin melaksanakan pengukuran pada siswa. Tahun 2019, tim kebugaran memiliki target sebanyak 2.260 orang siswa di wilayah Puskesmas Kendalkerep. Kegiatan sudah dilaksanakan bulai Februari hingga Mei mendatang. Pada hari Senin (29/4), target tim adalah mengukur kebugaran siswa kelas 4 dan 5 dari SDN Bunulrejo 3 dan 4. Jumlah sasaran adalah 200 orang siswa. Pelaksanaannya di lapangan RW 17/20 Kelurahan Bunulrejo.

Teknisnya adalah berlari mengelilingi lapangan sebanyak 3 kali atau sebanding dengan jarak 1 kilometer. Hasil waktu tempuh kemudian akan diolah dengan data antropometri dan menghasilkan status kebugarannya. Status kebugaran kemudian akan menghasilkan saran aktifitas fisik yg baik, benar, teratur, dan terukur.

Salam sehat, bugar, produktif.

 

Kegiatan Penyegaran/Refreshing Kader Tiwisada/Dokter Kecil Gelombang 2 ~ Puskesmas Dinoyo

Senin, 29 April 2019, kegiatan ini bertempat di Aula Gajayana Puskesmas Dinoyo. Pada hari pertama gelombang 2 hari ini terdiri dari 13 SD/MI se-wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo dengan total peserta 52 siswa kelas 3, 4 dan 5.

Tujuan kegiatan ini:

1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader tiwisada/dokter kecil dalam menjalankan kegiatan TRIAS UKS di sekolah dengan baik.

2. Meningkatkan peran serta aktif dari pihak sekolah (Guru Pembina UKS dan kader tiwisada) dalam peningkatan derajat kesehatan di lingkungan sekolah.

Banyak materi yang tersampaikan hari ini diantaranya Materi Kesehatan Mata, Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan (THT), Gizi Seimbang Anak Usia Sekolah, Antropometri, PHBS di Sekolah dan Kesehatan Gigi dan Mulut.

 

 

Kelas Ibu Hamil Kelurahan Sukun ~ Puskesmas Janti

Pada tanggal 29 April 2019 diadakan kelas ibu hamil tepatnya di kelurahan Sukun dengan sasaran sejumlah 10 orang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai proses kehamilan, persalinan, nifas dan perawatan bayi baru lahir.

Peserta di edukasi menggunakan buku yang berisi banyak materi tentang persalinan, nifas dan perawatan bayi. Edukasi dibimbing dan dibina langsung oleh Lia Pribawaningsih ,A.Md.Keb selaku bidan koordinator dari pihak puskesmas Janti. Tidak hanya materi yang diberikan dari buku tetapi juga materi praktek seperti senam ibu hamil juga memberikan andil besar terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. manfaat yang diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan ibu dapat mengubah perilaku ke arah yg lebih sehat.
Sangat menyenangkan bukan??

Ayo ikut kelas ibu hamil…

Ibu sehat..bayi sehat…semua selamat

 

Pemantauan status kesehatan ibu hamil KEK ~ Puskesmas Arjowinangun.

Kehamilan merupakan masa-masa yang sangat diidamkan oleh sepasang suami istri. Makanya, kehamilan harus dijaga agar selalu dalam keadaan sehat baik ibu maupun janinnya. Status gizi ibu hamil harus terpantau dengan baik. Seperti yang dilakukan oleh petugas gizi Puskesmas Arjowinangun, Senin 29 April 2019. Petugas gizi memantau status kesehatan ibu hamil KEK.

KEK (kurang energi kronis) merupakan kondisi kurangnya cadangan makanan bagi ibu yang dimulai sejak sebelum hamil. KEK ditandai dengan LILA kurang dari 23,5 cm. Ibu hamil yang KEK dapat berdampak buruk pada perkembangan otak dan pertumbuhan anak nantinya. KEK juga dapat menyebabkan anak stunting. Konseling gizi diberikan kepada ibu hamil dan suaminya agar memperhatikan asupan gizi. Ibu hamil KEK harus banyak makan makanan yang mengandung protein seperti telur, ati, ikan, susu, ayam, dsb. Zat gizi tersebut dibutuhkan untuk perkembangan janin.

Bumil sehat, lahirkan generasi hebat!

 

 

Pembinaan penyehat tradisional (hattra) ~ Puskesmas Pandanwangi

Pelayanan Kesehatan tradisional masih sangat diminati, tidak hanya di Indonesia, bahkan di luar negeri juga demikian. Saat ini masyarakat kian sadar bahwa tidak selamanya masalah kesehatan harus diselesaikan dengan obat.

Kalau hanya capek capek bisa cukup diatasi dengan pijat tradisional, pijat urat, refleksi, atau akupresure. Berat badan anak susah naik?? Bisa dong di akupresure untuk mengaktifkan titik titik akupresure tubuh yg berdampak pada kenaikan nafsu makan anak.

Namun demikian, pastikan penyehata tradisional melakukan pelayanan kesehatan tradisional yang aman dan nyaman. Sehingga baik klien maupun penyehat tradisionalnya sama2 aman.

Pembinaan penyehat tradisional (hattra) salah satunya pijat tunanetra adalah kewajiban puskesmas. Hal ini dilakukan untuk memastikan (hattra) melakukan pelayanan kesehatan yang aman dan nyaman

Tidak lupa, mengarahkan hattra untuk segera. Mengurus STPT (surat terdaftar penyehat tradisional) guna memastikan hattra selalu dalam pengawasan dinas kesehatan.

 

Penyuluhan Napza dan Anemia pada remaja Putri ~ Puskesmas Rampal Celaket

Pagi-Pagi Bugar bersama Remaja Putri SMA 4

Hallo healthies

Senin pagi, 29 April 2019 baru saja menyelesaikan Penyuluhan Anak Sekolah/Remaja Putri di SMA 4 tentang Napza dan Anemia pada remaja Putri yang dilakukan dan di berikan oleh Bapak Yunus dan Shinta Puskesmas Rampal Celaket.

Kegiatan ini dimulai pukul 10.00 WIB yang bertempat di Ruang Serba guna SMA 4. Tujuan kegiatan penyuluhan kesehatan bagi remaja adalah melakukan pembinaan dan memberikan pemahaman bagi pelajar khusuny remaja putri tentang Akibat dan dampak Anemia serta penguatan mental guna menangkal bahaya pengaruh Narkotika, Psikotropika, Zat Adiktif (Napza), dan bahaya pengaruh pornografi.

Salam Germas
Sehat …
Bugar …
Produktif…
Ceria…

 

Pembinaan Asman TOGA ~ Puskesmas Arjuno.

Apa yang ada dibenak kalian ketika mendengar kata TOGA?
Jahe, kunyit, sereh, dan lain lain
TOGA (Tanaman Obat Keluarga )lebih dari sekedar itu.

Di masyarakat banyak sekali tanaman yang sebenarnya bisa dijadikan obat herbal, namun belum semua masyarakat tahu manfaatnya dan cara mengolahnya.

Senin (29/04) di kelurahan Penanggungan diadakan kegiatan sosialisasi dalam rangka pembinaan asuhan mandiri TOGA (Asman TOGA). Kegiatan ini diinisiasi oleh pokja 3 PKK kelurahan dengan mneghadirkan narasumber dari puskesmas selaku penanggungjawab program hattra.

Asuhan mandiri melalui pemanfaatan TOGA ini merupakan upaya kesehatan tradisional yang dapat dilakukan sendiri oleh masyarakat/ keluarga dalam mengatasi gangguan kesehatan ringan. Dengan adanya asman TOGA ini diharapkan masyarakat dapat mewujudkan keluarga sehat secara mandiri.

 

Telaah PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) ~ Puskesmas Polowijen.

Senin (29/04) di SD Balearjosari 1 diadakan kegiatan telaah PHBS di institusi pendidikan dan kantin sekolah. Kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah, keaktifan siswa dalam kegiatan olahraga, kegiatan ukur TB dan BB, serta pengelolaan makanan di kantin sekolah menjadi fokus kali ini.

Bahkan sekolah ini juga menuju sekolah Adi Wiyata dimana pengelolaan makanan di kantin sudah tidak menggunakan wadah plastik. Ada juga gerakan membawa bekal ke sekolah.

Jadi ayo gerakan hidup sehat dimulai sejak dini

 

 

 

 

Penyuluhan tentang kesehatan mata ~ Puskesmas Mojolangu

Waspada pada gangguan kesehatan mata anak!!!
Usia balita merupakan usia yang sangat sangat penting bagi perkembangan dan kemampuan penglihatan nya. Maka dari itu sikecil harus dijaga dari Masalah mata pada umumnya. Apa lagi jaman sekarang tidak sedikit anak kecil yang lebih memilih bermain game di smartphone daripada berinteraksi diluar ruangan. Semakin sering mata anak terpapar dengan cahaya smartphone maka semakin berisiko terkena masalah pada mata anak.

Kali ini hari Senin tanggal 29 April 2019 Puskesmas Mojolangu mengadakan penyuluhan tentang kesehatan mata pada ibu balita Paud di Kelurahan Tasikmadu.

Sebagai ibu kita harus tanggap terhadap tanda tanda gangguan kesehatan mata pada balita.
Tidak hanya waspada gejala ganggua mata tapi juga mengetahui tips tips menjaga kesehatan mata pada balita.

 

 

Waspada DBD mengintai keluarga anda ~ Puskesmas Gribig

Intensitas curah hujan yang tinggi saat ini sangatlah berpengaruh terhadap perkembangan nyamuk, terutama jenis Aedes aegypti yang dapat menularkan virus dengue dan menyebabkan penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Puskesmas Gribig menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap kasus demam berdarah. Karena diperkirakan di musim penghujan ini bakal mengalami peningkatan penyebaran DBD di kota Malang.

Yuk, bersama kita cegah DBD! Kita bisa memutus rantai penularan dari nyamuk pradewasa sampai nyamuk dewasa dengan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) minimal seminggu satu kali dan G1R1J (Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik) sebagai peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan dini. Hari ini puskesmas mendapatkan laporan kejadian pasien DBD di wilayah RW 06 Madyopuro. Harapannya kedepan tidak ada lagi/ berkurangnya kasus DBD yang menimpa masyarakat kota Malang.

 

 

Pendataan/ Survei Keluarga Sehat ~ Puskesmas Mulyorejo

Kesehatan bukan hanya mengupayakan penguatan layanan kesehatan primer, namun juga menguatkan program keluarga sehat. Salah satunya adalah Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga atau yang lebih dikenal dengan program Keluarga Sehat.

Pendataan/ Survei Keluarga Sehat dilakukan dari rumah ke rumah yang berada di lingkungan RW 05 Kelurahan Bandulan. Adapun 12 indikator utama yang telah ditetapkan untuk menyatakan suatu keluarga sehat atau tidak,yaitu:

1. Keluarga mengikuti program keluarga berencana (KB)
2. Ibu melakukan fasilitas persalinan di fasilitas kesehatan
3. Bayi mendapat air susu ibu (ASI)
4. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap
5. Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan
6. Penderita tuberkolosis paru mendapatkan pengobatan secara standar
7. Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur
8. Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak di telantarkan
9. Anggota keluarga tidak ada yang merokok
10. Keluarga sudah menjadi anggota jaminan kesehatan nasional (JKN) atau BPJS
11. Keluarga mempunyai akses sarana air bersih
12. Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat.

Berdasarkan indikator tersebut dilakukan penghitungan indeks keluarga sehat (IKS) dari setiap keluarga,kemudian ditempelkan satu stiker sebagai tanda bahwa survey telah dilakukan.

 

Emo demo penyuluhan hipertensi dan bahaya rokok ~ Puskesmas Bareng.

Hari ini, senin 29 April 2019, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan emo demo penyuluhan mengenai hipertensi dan bahaya rokok.
Hipertensi dan rokok masih menjadi masalah di wilayah puskesmas Bareng, maka dari itu tema penyuluhan membahas tentang hipertensi dan bahaya merokok. Penyuluhan ini dilaksanakan di ruang tunggu puskesmas bareng, diikuti oleh pasien yang sedang menunggu antrian. Penyuluhan emo demo tidak hanya pemberian materi saja tetapi juga dilakukan dengan demonstrasi menggunakan alat peraga sehingga menarik perhatian pasien. Selain itu pasien juga diberikan kesempatan untuk bertanya. Diharapkan dengan penyuluhan emo demo ini dapat mengurangi angka hipertensi dan perokok di wilayah puskesmas Bareng.

 

 

 

 

Pentingnya Pemberian ASI Eksklusif, Hipertensi, dan Meminum Tablet Fe ~ Puskesmas Kendalsari.

Senin, 29 April 2019. Petugas kesehatan puskesmas kendalsari bekerjasama dengan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang melaksanakan penyuluhan yang minggu ini mengusung topik tentang Pentingnya Pemberian ASI Eksklusif, Hipertensi, dan Pentingnya Meminum Tablet Fe. Penyuluhan ini dilaksanakan di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Kendalsari, yang diikuti oleh ibu-ibu balita yang sedang mengantarkan anaknya penimbangan. Banyak yang memperhatikan dan antusias dengan kegiatan ini, selain memberikan pengetahuan terkait materi penyuluhan, kita juga melakukan sharing ilmu dengan ibu-ibu balita dan ibu kader terkait pentingnya pemberian ASI Eksklusif kepada anak.

Penyuluhan ini dilakukan sebagai tindakan preventif dan promotif untuk mengurangi angka kejadian penyakit yang disebabkan karena tidak memberikan ASI Eksklusif kepada anak, tidak meminum tablet FE bagi ibu hamil dan kurangnya pengetahuan akan penyakit hipertensi.

 

 

 

Tentang Remaja, Rokok dan Video Porno ~ Puskesmas Ciptomulyo

Usia remaja merupakan usia yang paling rentan terhadap pengaruh hal-hal negatif. Mereka mengalami periode transisi dari masa anak-anak menjadi masa dewasa, masa dimana rasa penasaran muncul sangat besar terhadap semua hal yang ingin diketahui.

Pengaruh negatif yang paling dekat dengan usia remaja adalah rokok dan video porno. Mirisnya, rokok bukan hanya terjadi pada kaum laki-laki tetapi terjadi juga pada kaum perempuan, dan sangat banyak remaja yang sudah mencicipi barang tersebut. Mereka masih minim pengetahuan tentang bahayanya merokok. Hal negatif lain yang bisa merusak remaja adalah konsumsi pornografi. Video porno bisa menyebabkan kerusakan sel otak, namun sayangnya para remaja masih belum sadar akan hal tersebut.

Maka untuk mengatasi minimnya pengetahuan remaja, hari ini Senin 29 April 2019 Puskesmas Ciptomulyo bekerjasama dengan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan Sosialisasi tentang bahaya rokok dan konsumsi video porno. Sosialisasi ini diadakan di SMKN 7 Malang dengan sasaran sejumlah 600 siswa terdiri dari kelas 10 dan 11. Kegiatan berjalan lancar dan sangat interaktif diselingi oleh pembagian doorprize bagi yang mampu menjawab pertanyaan dari penyaji. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan para remaja mengetahui bahaya merokok dan bahaya pornografi serta sadar untuk mau mengubah perilaku yang negatif menjadi positif.

 

 

 

~ seksi promosi dan pemberdayaan masyarakat ~

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.