Kegiatan Puskesmas, Jumat 14 Juni 2019

Kelas Ibu Hamil ~ Puskesmas Mojolangu.

Kelas ibu hamil adalah kelompok belajar ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan antara 4 minggu sampai dengan 36 minggu (menjelang persalinan) dengan jumlah peserta maksimal 10 orang. Tujuan kelas ibu hamil adalah meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, persalinan, perawatan nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir, mitos/kepercayaan/adat istiadat setempat, penyakit menular seksual dan akte kelahiran.

Adapun keuntungan kelas ibu hamil adalah materi diberikan secara menyeluruh dan terencana, penyampaian materi lebih komprehensif karena ada persiapan petugas sebelum penyajian materi, dapat mendatangkan tenaga ahli untuk memberikan penjelasan mengenai topik tertentu, waktu pembahasan materi menjadi efektif karena pola penyajian materi terstruktur dengan baik, ada interaksi antar petugas kesehatan dengan ibu hamil pada saat pembahasan materi dilaksanakan. Dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan, dilakukan evaluasi terhadap petugas kesehatan dan ibu hamil dalam memberikan penyajian materi sehingga dapat meningkatkan kualitas sistem pembelajaran.

Di Puskesmas Mojolangu kelas ibu hamil dilakukan setiap satu bulan sekali. Materi pertemuan pada kelas ibu hamil terbagi dalam pertemuan pertama mengenai hehamilan, perubahan tubuh dan keluhan yang membahas tentang apa kehamilan itu, perubahan tubuh ibu selama kehamilan, keluhan umum saat hamil dan cara mengatasinya (kram kaki, wasir dan nyeri pinggang), apa saja yang perlu dilakukan ibu hamil dan pengaturan gizi termasuk pemberian tablet tambah darah untuk penanggulangan anemia.
Materi berikut pada pertemuan pertama mengenai perawatan kehamilan yang membahas kesiapan psikologis menghadapi kehamilan, hubungan suami istri selama kehamilan, obat yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi ibu hamil, tanda-tanda bahaya kehamilan, perencanaan persalinan, dan pencegahan komplikasi (P4K). Ibu hamil sehat, bayipun juga sehat!

 

Kebugaran Jasmani Puskesmas Polowijen

Jumat, 14 Juni 2019, seluruh karyawan Puskesmas Polowijen kembali melaksanakan senam aerobic setelah off selama lebaran. Hal ini rutin dilakukan 1 minggu sekali setiap hari Jum’at. Tujuannya untuk:
1. Melenturkan sendi,
2. Melancarkan peredaran darah,
3. Meningkatkan kecerdasan,
4. Meredakan stress,
5. Mencegah obesitas.

Yuk, kita mulai rutin kembali melakukan aktifitas fisik. Karena sehat belum tentu bugar, kalau bugar pasti sehat

 

 

 

Penyuluhan Keliling (Penyuling) on Vacation ~ Puskesmas Janti

Jumat, 14 Juni 2019, tim PENYULING (Penyuluhan Keliling) dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Janti menyambangi Pasar Kasin untuk berbagi informasi kesehatan dengan materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tempat umum dan gizi keluarga dengan pengunjung dan pedagang di Pasar Kasin. Selain materi tersebut juga dibagikan tablet tambah darah dan abate.

Sobat ngalam, ikuti terus Penyuling on Vacation berikutnya ya! PENYULING, selalu setia berbagi informasi kesehatan!

 

 

 

 

 

Senam Prolanis Pertama Setelah Lebaran ~ Puskesmas Rampal Celaket.

Jumat pagi, 14 Juni 2019, Puskesmas Rampal Celaket kembali dengan rutinitas senam Prolanis. Senam ini diikuti oleh ibu-ibu usia pra lansia hingga yang sudah lansia. Semangat para peserta senam menunjukkan antusias mereka untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh agar terhindar dari penyakit. Khususnya penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi dan kanker.
Jangan lupa ya healthies untuk membudayakan GERMAS di rumah, aktivitas fisik jangan sampai terlupa, dan juga budayakan konsumsi buah dan sayur.

RCTT YES! Spirit! Sehat, Bugaer, Produktif!

 

 

 

 

Pembinaan Kader Posyandu (Kegiatan Pembinaan, Pemberdayaan Perempuan, dan Kesejahteraan Keluarga) Tingkat Kelurahan Arjosari ~ Puskesmas Pandanwangi.

Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh, dari, dan untuk masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pada umumnya serta kesehatan ibu dan anak pada khususnya. Posyandu merupakan bagian dari pembangunan untuk mencapai keluarga kecil, bahagia dan sejahtera, dilaksanakan oleh keluarga bersama dengan masyarakat di bawah bimbingan petugas kesehatan dari Puskesmas setempat.

Hari ini Tim Promosi kesehatan Puskesmas Pandanwangi, melaksanakan kegiatan pembinaan kader posyandu wilayah Kel. Arjosari, Kec. Pandanwangi di aula kantor Kelurahan Arjosari yang dihadiri langsung oleh Lurah Kelurahan Arjosari dan diisi dengan pemateri yang disampaikan oleh narasumber dari Puskesmas Pandanwangi yaitu Ibu Kukuh Kurniawati, SKM.

Pembinaan Kader Posyandu diharapakan memiliki dedikasi tinggi untuk menggerakkan teman, saudara, dan anggota masyarakat lainnya dalam perubahan perilaku hidup sehat. Yuk, kita terapkan PHBS!

 

 

Puskesmas Sebagai Pusat Pelayanan Kesehatan di Masyarakat ~ Puskesmas Cisadea.

Puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan strata pertama yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan tingkat pertama secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan yang meliputi pelayanan kesehatan perorangan dan masyarakat.

Puskesmas mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat di wilayah kerjanya. Jenis pelayanan kesehatan disesuaikan dengan kemampuan puskesmas. Namun terdapat upaya kesehatan wajib yang harus dilaksanakan oleh puskesmas ditambah dengan upaya kesehatan pengembangan yang disesuaikan dengan permasalahan yang ada serta kemampuan puskesmas.
Upaya kesehatan wajib antara lain upaya promosi kesehatan, upaya kesehatan lingkungan, upaya kesehatan ibu dan anak, upaya perbaikan gizi masyarakat,upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular, dan upaya pengobatan.

Diharapkan dengan adanya puskesmas, masyarakat mau datang untuk berobat dan dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan guna melakukan cek kesehatan secara rutin.

 

 

Pembinaan Kesehatan Pekerja di Rumah Rajut “Wiltop” Tulusrejo ~ Puskesmas Kendalsari.

Petugas promosi kesehatan Puskesmas Kendalsari mengadakan pembinaan kesehatan bagi pekerja di rumah rajut di wilayah Kelurahan Tulusrejo.

Pembinaan tersebut meliputi, melihat proses pengerjaan rajut dan kondisi kesehatan lingkungan kerja, menanyakan apa saja keluhan kesehatan pekerja yang sering terjadi, dan berapa jam kerja pekerja setiap harinya.

Selain itu, pembinaan ini juga memberikan edukasi kepada pengelola rumah rajut dan pekerja tentang upaya kesehatan pekerja khususnya pada usaha rajut seperti dengan penggunaan masker untuk mencegah masuknya debu-debu benang di saluran napas, sirkulasi udara ruang kerja, dan lain-lain. Sebagai upaya pencegahan terjadinya penyakit akibat kerja, petugas promosi kesehatan memberikan masker pada pekerja yang dapat digunakan selama jam kerja.

 

 

 

 

 

~ seksi promosi dan pemberdayaan masyarakat ~

Leave a Reply

Your email address will not be published.