Kegiatan Puskesmas, Selasa 23 Juli 2019

Emotional Demonstration (Emo Demo) Porsi Makan Bayi dan Balita ~ Puskesmas Ciptomulyo.

Selasa, 23 Juli 2019, Petugas Puskesmas Ciptomulyo mendampingi Emo Demo di Posyandu Dahlia Kelurahan Ciptomulyo. Emotional Demonstration (Emo Demo) adalah sebuah panduan kegiatan yang sangat partisipatif yang bertujuan untuk menyampaikan pesan sederhana dengan cara yang menyenangkan dan atau menyentuh emosi, sehingga membuatnya mudah diingat dan berdampak di bandingkan dengan strategi perubahan perilaku tradisional lainnya. Tema Emo Demo hari ini adalah ‘Porsi Makan Bayi dan Balita’. Sebelum dimulai kegiatannya, didahului yel-yelnya dulu dong agar lebih seru.

Setelah kegiatan Emo Demo diharapkan peserta memahami bahwa makanan anak tidak hanya bubur nasi yang lebih banyak, namun membutuhkan makanan yang beragam dan bergizi tinggi untuk tumbuh kembang.

 

 

 

 

Pemantauan Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak ~ Puskesmas Cisadea.

Anak memiliki suatu ciri yang khas yaitu selalu tumbuh dan berkembang. Anak menunjukkan ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangannya yang sesuai dengan usianya. Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interseluler, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat di ukur dengan satuan panjang dan berat. Sedangkan perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Pertumbuhan terjadi secara simultan dengan perkembangan. Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan merupakan hasil interaksi kematangan susunan saraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya. Misalnya kemampuan bicara, emosi, dan sosialisasi. Semua fungsi tersebut berperan penting dalam kehidupan manusia yang utuh.

Selasa, 23 Juli 2019, Bidan Puskesmas Cisadea memberikan praktek stimulasi pada bayi. Mengajak bayi berinteraksi,memberi rasa aman dan kasih sayang,mengajak bayi tersenyum dan mengajak bayi mengamati benda-benda dan keadaan sekitarnya. Respon bayi sangat baik dan cepat, serta ibu bayi sangat mendukung kegiatan ini sehingga ibu dapat mengetahui tingkat perkembangan anaknya.

 

 

Kelas Ibu Hamil ~ Puskesmas Mojolangu.

Kelas ibu hamil dilaksanakan tiap bulan di Puskesmas Mojolangu Jl. Sudimoro No 17A. Selain mendapatkan berbagai informasi kesehatan tentang kehamilan dan masa nifas juga ada senam untuk ibu hamil. Ibu hamil harus senam juga untuk membantu ibu hamil dalam mempersiapkan persalinannya.

 

 

 

 

 

 

 

Kegiatan Minum Obat Cacing Bersama ~ Puskesmas Mulyorejo.

Setelah di lakukan pendistribusian obat cacing ke sekolah sekolah. Selasa (23/7/19), beberapa SD di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo melakukan ‘Kegiatan Minum Obat Cacing Bersama’ di Sekolah. Semua siswa minum obat cacing dengan diawasi masing-masing guru di sekolah. Selain minum obat cacing, para siswa juga diajak untuk mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah dari kamar mandi. Kegiatan minum obat bersama ini sebagai bentuk pencegahan penyakit kecacingan yang mana bisa membuat anak-anak menjadi anemia dan kurang gizi sehingga tumbuh kembangnya akan terganggu.

 

 

 

 

 

 

Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut Ibu Hamil ~ Puskesmas Janti.

Selasa (23/7/19) kader dan ibu hamil yang ada di lingkungan Puskesmas Janti mendapatkan kesempatan mengikuti penyuluhan di Aula Puskesmas Janti mengenai gambaran atlas rongga mulut, bagian-bagian gigi, pertumbuhan gigi permanen dan sulung.
Juga dijelaskan cara menjaga kesehatan gigi dan mulut bagi ibu hamil yaitu:
1. Menyikat gigi minimal 2x sehari,
2. Gunakan sikat gigi berbulu lembut, pasta gigi tidak mengandung detergen, dan
3. Menggunakan benang gigi.

Selain itu juga harus memenuhi nutrisi pula, misal mengkonsumsi protein, vitamin A, kalsium, vitamin D, Vitamin C, Yodium dan juga Flouride. Untuk Balita yang baru lahir usia 0-6 bulan harus dibersihkan giginya karena gigi sudah terbentuk sejak bayi dalam kandungan yaitu pada usia 4 minggu dalam kandungan. Caranya membersihkan gigi bayi adalah:
1. Gunakan kassa dan balut serta gulung pada telunjuk tangan,
2. Celupkan kassa pada air matang hangat,
3. Bersihkan gigi, mulut dan lidah hingga gigi tumbuh.

Usia 6 bulan membersihkannya menggunakan finger brush dan jika sudah berusia 12 bulan bisa menggunakan sikat gigi, tetapi jangan menggunakan pasta gigi berflouride. Bila berusia 24 bulan bisa menggunakan pasta gigi sebesar biji kacang. Dan bila sudah 6 tahun keatas sudah bisa menggunakan pasta gigi sebesar biji jagung dan berflouride. Agar gigi selalu terjaga kesehatannya dan terhindar dari caries, maka perawatan sejak bayi sangatlah penting untuk diperhatikan.

Ayo jaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil dan anak!

 

Refreshing Kader ~ Puskesmas Kendalkerep.

Halo sobat sehat Kendalkerep! Apa kabar di hari Selasa bahagia ini? Semoga selalu bahagia dan semangat seperti ibu-ibu kader Posyandu ini yaa.

Selasa (23/7/19), Puskesmas Kendalkerep melaksanakan kegiatan Refreshing 60 Kader Posyandu perwakilan dari tiap Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kendalkerep. Bebera Informasi yang direfresh adalah :
– Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK),
– Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS),
– Pemberian Vitamin A dan Obat Cacing,
– Pengisian KMS Lansia,
– Pendataan jamban bagi warga kurang mampu,
– Emo Demo.

Informasi yang diberikan sungguh bermanfaat dan semoga bisa diterapkan pada seluruh masyarakat di wilayahnya masing-masing.

 

 

Pertemuan Guru UKS ~ Puskesmas Polowijen.

Selasa (23/07/2019) Puskesmas Polowijen mengadakan pertemuan dengan Guru UKS di wilayah kerja Puskesmas. Tujuannya untuk mensosialisasikan screening pada siswa sekolah. Pembahasan materinya yaitu:
1. Gizi pada Rematri (Remaja Putri),
2. Kecacingan,
3. BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah).

 

 

 

 

 

 

~ seksi promosi dan pemberdayaan masyarakat ~

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.