Kegiatan-kegiatan Puskesmas Senin 22 April 2019

Kelurahan Siaga Aktif Sawojajar Tahes Komes (Puskesmas Gribig)

Untuk meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat salah satunya yaitu dengan adanya Kelurahan Siaga Aktif (Kelsi).
Hari ini, Senin 22 April 2019 Kelurahan Siaga Aktif Sawojajar melaksanakan kegiatan penguatan kader Kelurahan Siaga Aktif yang bertempat di aula kelurahan Sawojajar membahas rencana kegiatan tahun 2019 beserta inovasi yang akan ditampilkan oleh Kelsi Sawojajar.

Salah satu inovasi yang ada di Kelurahan Siaga Sawojajar saat ini yang mendapatkan juara 8 tingkat provinsi Jatim pada lomba Kelompok Budaya Kinerja yaitu jek Food. Inovasi ini yaitu sebagai upaya meningkatkan status gizi balita gizi kurang yang ada di wilayah Puskesmas Gribig.

 

 

 

 

 

Kantong Leaflet dan Informasi Kesehatan (Puskesmas Pandanwangi)

Informasi Kesehatan Ambil di Sini Yuk..

Sekarang tidak perlu sungkan langi kalau mau ambil informasi kesehatan berupa leaflet. Tidak perlu pindah pindah ruang juga.

Puskesmas Pandanwangi telah menyiapkan pojokan khusus dekat pintu masuk yang menyediakan kantong leaflet dan informasi kesehatan lainnya.

Pasien dan pengunjung lainnya bisa mendapatkan leaflet kesehatan, pelayanan, dan buletin Ngalam Tahes untuk dibaca. Leaflet boleh dibawa pulang, tapi buletinnya jangan yah..
Kantong informasi kesehatan ini akan di update seminggu sekali, atau jika ada stok leaflet yang terlihat mulai kosong.

Yuk manfaatkan.
Membaca.. akan membuka jendela pengetahuan kita.

 

 

Kader Kesatrian, Ksatrianya Keluarga (Puskesmas Kendal kerep)

Apa yg muncul di benak saat mendengar nama “Kelurahan Kesatrian?” Ya, kelurahan yg sebagian besar wilayahnya dihuni oleh para tentara, para ksatria. Bukan hanya itu, ternyata dibalik para ksatria, ada wanita-wanita yg tidak kalah hebatnya. Jika tentara tugasnya membela negara, tugas wanita-wanita ini adalah menyehatkan keluarga. Siapakah wanita-wanita ini? Tentu saja, para kader kesehatan yg dengan tulus hati dan semangat tinggi menjadi ujung tombak perubahan perilaku kesehatan.

Tepatnya Senin (22/4) diadakan pertemuan rutin yg dihadiri oleh Ketua Pokja 4, Petugas Puskesmas Kendalkerep, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), serta para kader beserta koordinatornya. Dengan semangat para kader ini menceritakan tentang ilmu yg sudah didapat dari Puskesmas atau pun Dinas Kesehatan selama satu bulan terakhir. Hal ini dilakukan agar semua kader mengetahui informasinya dan bisa menyebarkan pada keluarga atau pun tetangganya.

Tidak berhenti disitu, Petugas Puskesmas Kendalkerep pun memantau hasil laporan selama satu bulan, membagikan kuesioner survei PHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat) Rumah Tangga, merefresh berita terkini imunisasi, mempelajari buku KIA, dan mempersiapkan pertemuan calon pengantin di wilayah Kelurahan Kesatrian. Kegiatan ini merupakan bukti bahwa masyarakat dan pemerintah bisa bekerja sama dengan sangat baik, melalui tangan ahli dari pada kader.

Kegiatan ini pun membuktikan bahwa unsur-unsur kelurahan siaga sudah berjalan dengan baik dan berkesinambungan krn kader aktif, mau, dan mau meningkatkan kesehatan di wilayahnya.

Petugas puskesmas tidak akan punya data untuk diolah, dianalisis, dan dilaporkan jika tidak ada para ksatria keluarga ini. Untuk itu, terima kasih kami ucapkan kepada para kader kesehatan yg telah bekerja setulus hati.

Negara punya tentara, kesehatan punya ksatria, yakni para kader tercinta.

 

Penyuluhan GERMAS, ODF dan Jamban Sehat. (Puskesmas Janti)

Tahun 2019 wali kota Malang telah mencanangkan bahwa Malang ODF atau Malang Bebas Buang Air Besar Sembarangan. Artinya setiap lapisan masyarakat dan kota Malang diharapkan telah terbebas dari buang air besar sembarangan. Maka dari itu perlu dilaksanakan penyuluhan di masyarakat khususnya dari RW satu ke RW lainnya. Dihimbau masyarakat tidak lagi buang air besar di sungai . Selain itu, kita juga harus buang besar di jamban yang sehat serta tidak membuang pampers atau limbah lainnya ke sungai.

Materi lain yang d sampaikan adalah tentang GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Masyarakat harus mulai bergaya hidup sehat dengan 6 indikator yang harus di ingat.  Yaitu cegah stunting, eliminasi TB, peningkatan cakupan imunisasi, makan buah dan sayur, melakukan aktifitas fisik, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Mari kita sukseskan GERMAS! Karena sehat di awali dari SAYA.

 

 

“PENYULUHAN AKU SEHAT KARENA ISI PIRING DARI IBUKU” (Puskesmas Cisadea)

Senin 22 april 2019, Penyuluhan di RW 11 Kelurahan Purwantoro adalah mengenai “isi piring ku” . isi piring ku merupakan pedoman agar masyarakat paham pentingnya makan sehat dengan gizi seimbang.

Selama ini pemahaman masyarakat mengenai nutrisi sangat kurang maka dari itu banyak sekali masalah yang timbul di masyarakat terkait dengan gizi kurang,stunting dan kurus.

Porsi dan jenis makanan yang ada dalam isi piring ku juga di sesuaikan dengan usia dan aktivitasnya.sumber protein untuk bayi dan balita yang sedang dalam masa pertumbuhan harus lebih banyak.adapun porsi karbohidrat untuk orang dewasa harus dikurangi.

Ibu balita sangat dianjurkan untuk selalu memperhatikan makanan yang diberikan kepada anaknya. Untuk itu petugas nutrisionis Puskesmas Cisadea membantu untuk mengarahkan dan memberikan pengetahuan mengenai makanan yang harus di berikan kepada anak tanpa mengurangi gizi anak tersebut.

 

 

Penyuluhan kepada Ibu Balita di Paud Melati Bangsa RW 6 Kelurahan Tasikmadu (Puskesmas Mojolangu)

Senin, 22 April 2019 Puskesmas Mojolangu mengadakan penyuluhan kepada ibu balita di Paud Melati Bangsa RW 6 Kelurahan Tasikmadu. Masih adanya kasus Gizi kurang pada Balita menjadi dasar adanya kegiataan ini, kegiatan ini bertema:
“Yuksss……Beri makanan bergizi agar anak pintar dan sehat”
Ibu mana yang tidak ingin anaknya pintar dan sehat?????
Pasti semua ibu menginginkannya, yuks… biasakan anak kita makan makanan sehat dan bergizi.

Namun nyatanya diusia 1-5 th (Balita) ada beberapa masalah yang sering ditemui atau timbul saat ibu ingin memberi makanan sehat diantaranya adalah : anak susah makan tau pilih pilih makanan, anak suka sekali ngemil!!!????

Bagaimana ibu mengatasi hal ini!!!!

  1. Orang tua harus memberikan contoh dengan mengajak mkan bersama, memperkenalkan makanan secara bertahap, terus mencoba makanan yng baru, tetap tenang jika anak menolak.
  2. Tawarkan dilain waktu.
  3. Beri anak porsi kecil tapi sering
  4. Berikan anak Snack dan camilan yang bergizi seperti potongan buah, sereal, yogurt, pemberian snack tidak berdekatan dengan jam makan.
  5. Buat menu yang bervariasi.
  6. Anak cukup aktivitas fisik.

Penuhi gizi anak agar anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.

 

Penyuluhan di ruang tunggu Pustu Mergosono (Puskesmas Arjowinangun).

Pagi ini, Senin tanggal 22 April 2019 Puskesmas Arjowinangun melakukan penyuluhan di ruang tunggu pustu Mergosono. Materi penyuluhan yang diberikan sesuai dengan penyakit yang sering di derita oleh masyarakat yang berobat ke pustu Mergosono, yaitu penyakit hipertensi. Hipertensi/tekanan darah tinggi merupakan kondisi tekanan darah melebihi normal (lebih dari 140/90 mmhg). Pada kondisi ini, seseorang akan merasa pusing, jantung berdebar, penglihatan kabur, dan mudah lelah.

Jadi, hati hati yaa gaes jika kalian merakan gejala yang serupa. Kita harus CERDIK yaa gaes untuk mencegah hipertensi.

Apa sih CERDIK itu?
1. Cek kesehatan berkala
2. Enyahkan asap rokok
3. Rajin aktivitas fisik
4. Diet seimbang
5. Istirahat cukup
6. Kelola stres

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat hidup sehat dengan cara CERDIK.

 

Tripleks (Santri Peduli Kesehatan) – (Puskesmas Arjuno)

Kini saatnya hilangkan stigma bahwa santri itu identik dengan penyakit gudik, rambut berkutu, dan masalah kesehatan lainnya. Saat ini santri harus sehat dan mampu untuk ber-PHBS dan peduli kesehatan. Tidak hanya santri, lingkungan pondok juga harus bersih dan sehat.

Demi mewujudkan lingkungan ponpes dan santri yang sehat, hari ini (22/4) puskesmas arjuno melaksanakan pembinaan di Ponpes Darul Hadits Al Faqihiyyah yang nantinya akan direncanakan menjadi poskestren. Pembinaan hari merupakan tindak lanjut dari Survey mawas diri yaitu MMPP (Musyawarah Masyarakat Pondok Pesantren). MMPP ini dihadiri oleh pengurus ponpes, kepala puskesmas arjuno, penanggungjawab program promkes, tenaga non asn promkes, dan para santri yang akan menjadi kader poskestren atau santri husada.

Pertemuan ini membahas hasil smd , pengenalan poskestren, dan penyusunan rencana tindak lanjut hasil pertemuan ini. Tindak lanjut yang disepakati pada MMPP ini adalah struktur organisasi pengurus poskestren, rencana pelatihan kader poskestren, advokasi ke kelurahan untuk pembuatan SK Poskestren, dan pembinaan rutin oleh petugas kesehatan.

Dengan adanya poskestren ini diharapkan warga pondok pesantren baik pengurus dan santri mau serta mampu untuk berperilaku hidup bersih dan sehat serta mandiri dalam penyelenggaraan upaya kesehatan.

Salam sehat dari pesantren.

 

Puskesmas Mulyorejo mengadakan Sampling air limbah IPAL Puskesmas

Sudah tau belum??? Air limbah wajib di pantau khususnya IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yang ada di Puskesmas.

Dalam rangka menjaga kualitas air dan menjamin keberlanjutan pelestarian, perlindungan serta pengelolaan fungsi lingkungan hidup, air limbah wajib mentaati dan tidak boleh melampaui baku mutu air limbah yang telah ditetapkan.

Hari ini, Senin tanggal 22 April 2019, Puskesmas Mulyorejo mengadakan Sampling air limbah IPAL Puskesmas yang di lakukan oleh Petugas Kesling kita Bapak Sigit Wahyudi

Tujuan dilakukannya sampling yaitu untuk melihat kualitas air di outlet IPAL sehingga dapat segera dilakukan upaya perbaikan jika didapatkan hasil uji lab yang tidak memenuhi persyaratan dg Parameter Uji sesuai PerGub No. 72 Th 2013 (ALRS) pada Laboratorium Kualitas Air Minum Perum Jasa Tirta I.

 

Penyuluhan PHBS di sekolah (Puskesmas Dinoyo)

Salam germas!

Senin, 22 April 2019, penyuluhan PHBS di sekolah dengan sasaran Siswa Sekolah Dasar di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo.
Antusias peserta begitu besar, anak-anak berperan aktif dalam materi ini. Mereka dapat menyebutkan satu persatu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS) yang ada di Sekolah. Pengetahuan yang luas juga mendukung mereka untuk aktif berinteraksi satu sama lain dan saling bertukar pikiran mengenai PHBS di sekolah. Alangkah lebih baiknya jika pengetahuan mulai dipupuk sejak dini, karena generasi penerus bangsa adalah aset kita dimasa datang.

 

 

 

 

 

Penyuluhan Germas di Posyandu di Kelurahan Gadang (Puskesmas Ciptomulyo)

AYO LAKSANAKAN GERMAS

Apa itu germas? Germas adalah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang diinstruksikan oleh Presiden Republik Indonesia tahun 2017. Germas bertujuan agar masyarakat menjalani hidup yang lebih sehat dan mengurangi beban biaya untuk berobat ketika sakit.

7 langkah dalam Germas adalah :

1. Melakukan Aktivitas Fisik
Melakukan pekerjaan rumah setiap hari ditambah dengan olahraga.Melakukan aktivitas fisik mininal 30 menit.

2. Mengonsumsi Sayur dan Buah
Memperbanyak konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. Mengurangi makanan siap saji dan minuman bersoda.

3. Tidak Merokok
Membiasakan untuk tidak merokok dan mencoba perlahan lahan untuk berhenti merokok

4. Tidak Mengonsumsi Alkohol
Membiasakan untuk tidak mengkonsumsi alkohol dan mencoba perlahan lahan untuk berhenti mengkonsumsi alkohol

5. Memeriksa Kesehatan Secara Rutin
Berguna untuk mendeteksi gangguan kesehatan yang mungkin dialami.Memeriksa kesehatan secara rutin 6 bulan sekali

6. Membersihkan Lingkungan
Membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal untuk menghindarkan dari segala macam penyakit yang penularannya melalui lingkungan

7. Menggunakan Jamban
BAB di jamban yang memenuhi syarat jamban sehat untuk mengurangi kontaminasi kuman penyebab penyakit

Fokus germas tahun lalu yaitu Melakukan aktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur serta cek kesehatan berkala.
Nah untuk tahun 2019 fokus germas pada Pencegahan Stunting, Eliminasi TBC dan Pelaksanaan Imunisasi..

Hari ini Senin 22 April 2019 Puskesmas Ciptomulyo melakukan Penyuluhan Germas di 3 Posyandu di Kelurahan Gadang yaitu Posyandu Mawar 2, Mawar 3 dan Mawar 4. Sasaran penyuluhan yaitu seluruh warga di wilayah kerja posyandu dan terlihat sangat antusias dengan adanya program ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang bersedia hadir dan bertanya.Harapannya semoga kegiatan seperti ini rutin dilakukan untuk mengajak warga hidup bersih dan sehat.

Sehat dimulai dari Saya.!

 

Survey Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di wilayah RT 5 RW 3 Kelurahan Bareng (Puskesmas Bareng)

Ayo dukung Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK)!

Senin, 22 April 2019, petugas kesehatan puskesmas Bareng bersama dengan mahasiswa UMM melakukan survey PIS-PK di wilayah RT 5 RW 3 Kelurahan Bareng. Program PIS-PK merupakan salah satu program pemerintah dari agenda ke-5 Nawa Cita yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Pendekatan keluarga merupakan salah satu cara puskesmas untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan dengan mendatangi keluarga. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengambilan data profil kesehatan keluarga, serta kunjungan dalam rangka promosi kesehatan sebagai upaya promotif dan preventif dari puskesmas untuk meningkatkan kesehatan keluarga.

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.