Kegiatan-kegiatan Puskesmas Kamis 9 Mei 2019

0

Prolanis Puskesmas Ciptomulyo.

Semangat pagi…..pagi….pagi….pagi2 udah pada kumpul di Puskesmas Ciptomulyo. Ada apa ya? Arisan atau pkk? Tentunya tidaklah…ternyata Kamis 9 Mei 2018 adalah jadwal Prolanis Puskesmas Ciptomulyo. Apa itu Prolanis? Prolanis yaitu program pengelolaan penyakit kronis dimana kegiatan tersebut dalam kegiatan promotif dan preventif. Untuk promotif yaitu bekerjasama dengan mahasiswa UMM dalam penyuluhan tentang penyakit kencing manis. Tentunya bukan hanya kegiatan penyuluhan saja, ada senam bersama, pemeriksaan tekanan darah, dan……apa ya…..penasaran? Yukk…datang ke Puskesmas Ciptomulyo, anda puas kami senang….

 

 

 

 

 

Pembinaan/Kunjungan Ke Penyehat Tradisional (Hatra) Puskesmas Dinoyo.

Anda capek setelah beraktifitas seharian?
Pijat atau Relaksasi di spa sepertinya adalah Solusinya.

Penyehatan tradisional seperti itu nyatanya masih banyak peminatnya dan menjadi Andalan di masyarakat.
Apasih jenis pelayanan Kesehatan Tradisional itu?
Gurah, Aroma terapi, Spa terapi, dan metode lain dengan menggunakan ramuan tradisional.
Selain itu, ada juga nih Pelayanan Kesehatan Tradisional lain seperti Akupuntur, Pijat urut, Pijat bayi, Refleksi, Akupressure, Bekam, Qigong, dsb.

Nah, pagi ini Puskesmas Dinoyo melakukan pembinaan / kunjungan ke salah satu penyehat tradisional yang praktek di Lokasi jl Tlogojoyo GG I/no 32.
Apasih tujuan kunjungan ini?
Untuk mengetahui bahwa pelayanan kesehatan tradisional dapat terselenggara dengan manfaat, keamanan dan mutu pelayanan yang terjamin.

Siapa nih yang masih menjadi pelanggan setia Pelayanan Kesehatan Tradisional?

Jangan Lupa Ya Pastikan Hatramu Sudah Memiliki Surat Terdaftar Penyehat Tradisional (SPTP)

 

Emosi Dowo (Emodemo Posyandu RW. 8 Oro Oro Dowo) ~ Puskesmas Arjuno.

Puasa-puasa emosi?

Iya emosi,
para ibu ibu ini akan dipantik emosinya dengan demonstrasi mengenai gizi balita mereka. Tidak hanya itu, para ibu ini akan didemonstrasikan mengenai kesehatan serta gizi ibu hamil, ASI eksklusif, dan cuci tangan pakai sabun.

Masih ingat kata kunci emodemo?
1. Rumpi sehat
2. ibu hamil, ingat ATIKA (Ati, Telur dan Ikan)
3. ASI eksklusif, wajib loh ya
4. Makanan anak, kudu seimbang
5. Cemilan, mesti sehat
Terus bagaimana kalau tidak seperti itu?
Ya tentu saja, harus dibenerin.

Itulah salah satu kegiatan ibu kader RW 8 Kelurahan Oro Oro Dowo di Posyandu hari ini (9/5). Meskipun puasa, ibu kader ini sangat bersemangat melakukan kegiatan emodemo. Benar-benar hebat dan mantap.

Terus semangat ya ibu-ibu kader,
Mari kita tetap terus bermitra dan bekerjasama demi mewujudkan bayi, balita, ibu hamil, lansia dan masyarakat yang sehat.

 

Sosialisasi Tatalaksana Penyakit Difteri ~ Puskesmas Janti.

Puskesmas Janti, 9 Mei 2019. Penyakit difteri adalah penyakit akut yang menyerang tenggorakan, hidung, dan selaput lendir kadang-kadang mata. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Corynobacterium Diphteriae. Penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak usia dibawah 15 tahun. Guna mengantisipasi penyakit maka dilakukan imunisasi DPT. Akan tetapi imunisasi hanya bersifat mencegah penyakit tersebut bukan tidak akan pernah terkena penyakit tersebut. Bila imun turun maka bakteri akan mudah menjangkiti tubuh.
w
Seperti kegaiatan yang kami lakukan pada hari ini di TK Theresia Kelurahan Tanjungrejo adalah melakukan sosialisasi tatalaksana penyakit difteri yang bertujuan untuk mengedukasi pihak sekolah dan orang tua murid agar tidak mendapatkan informasi yang salah tentang penyakit difteri. Pemateri kali ini adalah Ibu Trian Lutfianti selaku penanggung jawab Surveilans Puskesmas Janti. Bu Lutfi menjelaskan tentang bahaya difteri, bagaimana cara penularan, serta gejalanya, serta langkah – langkah yang harus dilakukan oleh pasien karier (pembawa) difteri.

Mari tetap waspada terhadap difteri, gunakan masker saat merawat penderita, makan makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Semoga tidak terjadi kasus difteri lagi disekitar kita.

 

Survey PHBS Puskesmas Polowijen.

Gerakan PHBS adalah meningkatkan kualitas kesehatan melalui proses masyarakat tahu, mau dan mampu yang menjadi awal dari kontribusi individu – individu dalam menjalani perilaku kehidupan sehari – hari yang bersih dan sehat.

Kamis 9 Mei 2019 Puskesmas Polowijen melakukan survey PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) di tempat kerja. PHBS di Tempat kerja adalah kegiatan untuk memberdayakan para pekerja agar tahu dan mau untuk melakukan perilaku hidup bersih dan sehat dan berperan dalam menciptakan tempat kerja yang sehat.

Hal ini dilihat dari beberapa aspek:
1. Perilaku merokok
2. Konsumsi makanan di tempat kerja
3. Aktifitas fisik secara teratur
4. Perilaku cuci tangan
5. Upaya pemberantasan jentik
6. Sarana air bersih
7. Penggunaan jamban sehat
8. Perilaku membuang sampah

Jadi gimana nih tempat kerja kalian udah memenuhi syarat PHBS belum?

 

Sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun Pada Anak Sekolah ~ Puskesmas Cisadea.

Kamis, 9 Mei 2019 Puskesmas Cisadea bekerja sama dengan Mahasiswa Univ. Negeri Malang mensosialisasikan kembali gerakan cuci tangan pakai sabun kepada murid – murid kelas 4 SDN Purwantoro 5. Mereka sangat antusias bahkan sampai berebut supaya dapat praktik langsung cara cuci tangan dengan benar.

Cuci tangan adalah hal wajib yang harus di lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Kebanyakan orang hanya menggosok tangan dengan air tanpa menggunakan sabun.Hal ini menyebabkan kuman masih banyak yang menempel.

Kenapa kita harus mencuci tangan ? Tangan merupakan anggota tubuh yang sering kita gunakan saat beraktivitas .Pastilah sudah banyak kuman dan bakteri yang menempel pada tangan kita.Jika tidak mencuci tangan,bakteri dan kuman akan masuk ke dalam tubuh melalui mulut.

Langkah cuci tangan yang dipraktiklan adalah :
1. Buka Kran dan bilas tangan terlebih dulu dengan air mengalir kemudian air kran di matikan
2. Ambil sabun kemudian usapkan pada punggung tangan secara bergantian kanan dan Kiri
3. Kemudian sela – sela jari tangan secara bergantian kiri dan kanan
4. Jari tangan saling mengunci,lakukan secara bergantian kiri dan kanan
5.Bersihkan Ibu jari secara bergantian kanan dan kiri
6. Kemudian ujung jari menguncup di atas telapak tangan ,lakukan bergantian kiri dan kanan
7. Usap pergelangan tangan bergantian kiri dan kanan.kemudian bilas dengan air mengalir dan keringkan dengan tisu atau lap kering yang bersih.

 

Sampling Air PDAM sekaligus Kaji Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) ~ Puskesmas Kendalkerep.

Masih ingatkah jargon Promkes (Promosi Kesehatan)? Tepat sekali. Apapun programnya, Promkes mitranya.

Jargon itu sungguh melekat dan terbukti pada kegiatan Puskesmas Kendalkerep hari ini. Sang Sanitarian melakukan sampling air PDAM, sedangkan sang Promkes melakukan pengkajian PHBS.

Mana saja tempat yg beruntung pada hari ini (Kamis, 9 Mei 2019)? “Korban” pada hari ini adalah Kantor Kelurahan di seluruh wilayah Puskesmas Kendalkerep. Air PDAMnya disampling dan petugasnya diwawancarai perilaku hidup bersihnya.

Sampling itu untuk apa? Untuk mengetahui sisa klor dan parameter biologi pada air PDAM. Kaji PHBS untuk apa? Untuk mengetahui derajat kesehatan petugas di kantor kelurahan.

 

 

 

Mini Lokakarya Puskesmas Mojolangu.

Lokakarya Mini Lintas sektor Puskesmas Mojolangu adalah salah satu ruang membangun komitmen, menyatukan misi ditingkatan pemanku kepentingan, camat sebagai Pemerintah Kecamatan, kepala desa sebagai representasi masyarakat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan Puskesmas Mojolangu sebagai instasi kesehatan untuk sama-sama bersinergi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Pada Lokakarya Mini Lintas sektor Puskesmas Mojolangu Kamis 9 Mei 2019 yang di hadiri oleh Camat Lowokwaru, Lurah di wilayah kerja Puskesmas Mojolangu, Koordinator kader, Ketua Kelsi, Ketua Kelurahan Sehat, Pokja 4 Kelurahan dan TP PKK Kelurahan bagian dari langkah strategis dalam membangun kesepahaman bersama untuk menyikapi permasalahan.

Namun pada intinya dari hasil lokakarya mini lintas sektor Puskesmas Mojolangu yaitu membangun komitmen, semua harus terlibat dan memiliki peran, agar dapat mewujudkan Mojolangu sehat, dan Indonesia sehat.

 

 

Konsultasi Keluarga Berencana ~ Puskesmas Arjowinangun.

Keluarga yang baik adalah keluarga yang merencakan kehamilannya. Salah satu cara untuk merencanakan dan mengatur kehamilan adalah dengan menggunakan alat kontrasepsi. Ada berbagai macam alat kontrasepsi seperti pil, kondom, suntik, spiral, dan lain lain. Masing-masing alat kontrasepsi memiliki fungsi, kelebihan dan kekurangan. Penggunaan alat kontrasepsi disesuaikan dengan kondisi tubuh setiap orang. Dalam menentukan alat kontrasepsi yang akan digunakan sebaiknya berkonsultasi dengan bidan atau dokter. Seperti yang dilakukan oleh bidan Puskesmas Arjowinangun, Melda. Konsultasi penggunaan alat kontrasepsi yang sesuai dilakukan pada ibu nifas untuk mengatur jarak kehamilan agar tidak terlalu dekat. Karena jika terlalu dekat akan menimbulkan kehamilan resiko tinggi.

Yukk ikut KB. Keluarga Berencana, Keluarga Bahagia.

 

 

 

Konsultasi Gizi ~ Puskesmas Kendalsari.

Cegah Balita Bawah Garis Merah (BGM)

BGM merupakan balita yang Berat Badan menurut Usianya berada di bawah garis merah pada Kartu Menuju Sehat (KMS). BGM dapat dijadikan indikator awal seorang balita mengalami masalah gizi. Tetapi, tidak selalu seorang balita BGM menderita Gizi Kurang dan Gizi Buruk.

Kamis, 9 Mei 2019 Nutrisionis Puskesmas Kendalsari melakukan konsultasi gizi pada ibu balita untuk mencegah kondisi gizi kurang dan BGM. Konsultasi gizi yang diberikan seputar menggali kebiasaan makan serta kesulitan pola makan pada balita, serta asupan nutrisi untuk mencegah stunting yakni peningkatan konsumsi protein, kalsium, Vitamin A, Vitamin C, dan Fe yang dapat dijumpai pada susu, ikan-ikanan, telur, daging, sayur, dan buah. Diakhir konsultasi, petugas memberikan makanan tambahan balita berupa biskuit yang tinggi vitamin untuk meningkatkan asupan gizi pada balita.

 

 

Penyuluhan Pencegahan Stunting melalui Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)  ~ Puskesmas Mulyorejo.

Walaupun dalam keadaan Berpuasa kegiatan Posyandu tetap berjalan seperti biasa loh
Hari ini, Petugas kesehatan Puskesmas Mulyorejo bersama para kader melaksanakan kegiatan Posyandu tepatnya RW 4 Pisang Candi.

Selain dilakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan kepada bayi dan balita juga dilakukan penyuluhan yang di lakukukan oleh petugas Kesling dengan tema “Pencegahan Stunting melalui Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) ”.

Salah satu langkah pencegahan stunting adalah dengan menerapkan 5 Pilar STBM di setiap rumah tangga Yaitu berhenti buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Dengan penerapan 5 Pilar STBM di harapkan menurunkan kejadian sakit terutama penyakit infeksi(diare, kolera, tyfus, kecacingan) yang dapat membuat energi untuk pertumbuhan teralihkan kepada perlawanan tubuh menghadapi infeksi, gizi sulit diserap oleh tubuh dan terhambatnya pertumbuhan.Diharapkan kegiatan ini penyuluhan dapat mebambah pengetahuan ibu serta dapat menurunkan prevalensi stunting yang saat ini.

Yukkkkk cegah stunting!
Cegah stunting, itu penting!

 

Lokakarya Mini Puskesmas Rampal Celaket

Rapatkan barisan, bangun komunikasi dan koordinasi.

Menjalankan tugas sebagai petugas kesehatan di tengah masyarakat sekaligus melaksanakan fungsi manajemen di dalam diri institusi bukan hal yang mudah. Oleh karena itu sangat penting adanya komunikasi dan koordinasi yang dibangun oleh internal institusi salah satunya Puskesmas.

Dalam mewujudkan hal tersebut, Kamis, 9 Mei 2019 Puskesmas Rampal Celaket menggelar Lokakarya Mini Puskesmas yang bertujuan untuk mengomunikasikan kegiatan dan capaian yang telah dan akan dilakukan dalam satu bulan. Lokmin dihadiri oleh kepala dan seluruh staf Puskesmas Rampal Celaket. Melalui Lokmin yang rutin dilaksanakan setiap bulan, harapannya seluruh staf dan karyawan Puskesmas Rampal Celaket bisa mengetahui kondisi terkini dan rencana yang akan datang di Puskesmas Rampal Celaket dan dapat meningkatkan kerjasama antar sesama staf.

 

 

 

Konseling ASI Eksklusif ~ Puskesmas Bareng.

Rutinitas konseling dilakukan oleh petugas Gizi Puskesmas Bareng setiap harinya. Tidak terkecuali hari kamis ini. Petugas Gizi memberikan konseling kepada ibu bayi terkait pentingnya ASI eksklusif. Sudah tau belum apa itu ASI eksklusif? ASI eksklusif yaitu ASI yang diberikan sejak bayi lahir sampai berusia 6 bulan, tanpa diberikan makanan tambahan apapun, jadi hanya diberikan ASI saja. Kenapa sih harus ASI? karena ASI mengandung protein untuk pertumbuhan sel otak, zat antibodi untuk kekebalan tubuh, vitamin untuk metabolisme, serta lemak untuk sumber energi. Selain itu juga dijelaskan bagaimana cara menyusui yang baik dan benar sehingga bayi bisa mendapatkan ASI secara optimal.

Jangan lupa ibu-ibu untuk memberikan ASI eksklusif!!
Bayi sehat dan cerdas dengan ASI eksklusif!!

 

 

 

 

~ seksi promosi dan pemberdayaan masyarakat ~

 

Share.

About Author

Dinas Kesehatan Kota Malang adalah salah satu perangkat daerah Pemerintah Kota Malang yang melaksanakan pembangunan di bidang kesehatan.

Leave A Reply