CERITA VAKSINASI COVID-19 DI KOTA MALANG

Foto Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Mulyorejo dengan Sasaran Guru

 

Meskipun banyak hoax di luaran sana tentang vaksinasi covid-19, ternyata masyarakat Kota Malang sangat antusias mendengar bahwa Kota Malang siap untuk melaksanakan vaksinasi. Tak sedikit yang bertanya di media social yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan Kota Malang tentang jadwal vaksinasi, tempat vaksinasi, persyaratan dan lain-lain. Pada saat pelaksanaan vaksinasi di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dan di kantor Dinas Kesehatan Kota Malang pun para calon penerima vaksin ini terlihat begitu antusias dan bersemangat.

Pada tahap I yang diperuntukkan tenaga kesehatan se-Kota Malang, jumlah sasaran adalah sebanyak 17.400 tenaga kesehata. Sementara jumlah vaksin yang diterima adalah 12.160 vaksin untuk 12.160 sasaran. Jika dilihat secara angka, jumlah vaksin ini memang tidak mencukupi untuk sasaran tenaga kesehatan saja. Namun, ini tidak berarti tidak ada kiriman vaksin lagi. Logistic vaksin tetap datang untuk mencukupi kebutuhan vaksinasi. Capaian vaksinasi di tahap 1 adalah sebanyak 101%.

Saat ini , Kota Malang sedang disibukkan dengan kegiatan vaksinasi covid-19 tahap 2 dengan sasaran petugas pelayanan public, yang terdiri dari anggota DPRD Kota Malang, ASN dan non ASN di lingkungan Pemerintah Kota Malang, TNI, POLRI, guru dan tenaga pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat, pedangang pasar, lansia, pegawai BUMN dan BUMD, ASN vertical (pengadilan negeri, petugas lapas, petugas kantor imigrasi, pajak, dan lain-lain), serta tenaga kesehatan yang belum mendapatkan vaksinasi di tahap 1, yaitu sejumlah kurang lebih 160.000-an sasaran. Jumlah ini ternyata terus bertambah setiap harinya. Sementara vaksin yang tersedia untuk tahap 2 ini adalah 20.000-an dosis untuk 20.000-an sasaran dan akan datang lagi secara bertahap.

Kegiatan vaksinasi erat hubungannya dengan kejadian ikutan pasca imunisasi atau biasa kita kenal dengan KIPI. Pelaksanaan vaksinasi di Kota Malang pun tidak terlepas dari KIPI. Namun demikian, jumlah KIPI yang dilaporkan ke Dinas Kesehatan tidaklah banyak dan termasuk dalam KIPI ringan yang terjadi pasca penyuntikan antara lain lemas, gatal ddan bengkak ringan di area sekitar penyuntikan. Kejadian KIPI ini tidak bertahan lama, karena segera ditangani oleh petugas medis yang bertugas.

Berikut beberapa moment vaksinasi covid-19 yang sempat diabadikan.

[Redaksi